Pina Colada Syntagi

by | Jun 30, 2018 | Heartbreak Recipe | 0 comments

Hai, Netolia alis Netizen Anatolia jumpa lagi dengan Ravina!!! *wink-wink

Kali ini Ravina akan membagi satu resep yang berasal dari Ianthe Syntagi. Setelah Bloody Syntagi menjadi minuman paling diinginkan beberapa pekan lalu, beberapa pabrik mulai memproduksi minuman itu secara masal. Jurnal digital-nya juga ramai diunduh hingga server pemerintahan down selama tiga hari pertama. Ravina tidak sendirian kali ini, Netolia mania. Ada satu cowok ganteng yang menemani. Pssstt!! Tenang bukan Tuan Liron yang sombong itu yang ada, tetapi cowok ganteng lain yang begitu digandrungi di seantero kebun binatang Anatolia karena kepalanya dikira padang rumput.

“Ouch! Sakit! Ini kepala bukan samsak tinju!”

“Sembarangan kebun binatang!”

“Oh iya, ini Tuan ah tidak perlu tuan mungkin kita bisa memanggilnya dengan lebih akrab Mas Fil. Silahkan duduk!”

“Terima kasih, hai Netolia. Saya Fil.”

 “Oke, Netolia nama lengkap Fil adalah Ilfil.” Ravina memulai hasrat untuk membalas dendam.

“Sembarangan!” sembur Fil cepat.

“Kalau begitu apa?”

Fil tersenyum. “Nama lengkap saya, ya? Janganlah. Nanti kalian jatuh cinta!”

Narses! Lebih parah dari tuannya si Liron itu. Menyebalkan! Kenapa sih ada banyak penyihir narsis model begitu! Terserah deh! Terserah!

“Jadi bagaimana Ravina, kita bisa lanjut?”

“Kalau boleh tahu, apakah resep yang akan dibagi hari ini, Mas Ilfil—maksud saya Mas Fil?”

Oke, harus gitu menyibak rambut rumput lautnya? Untuk meningkatkan nafsu makan kambing atau bagaimana sih?

“Saya akan membagi resep ramuan untuk mencegah patah hati dari Ianthe Syntagi yaitu Pina Colada Syntagi.”

“Apa itu Pina Colada Syntagi?”

“Ramuan adalah ramuan ajaib yang akan membuat penyihir gagal patah hati?”

“Gagal patah hati? Maksudnya tidak jadi patah hati?”

Ya, Tuhan. Ada ramuan penggagal patah hati rupanya! Ini aneh sekali.

“Iya, tepat. jadi Pina Colada ini akan membuat seseorang menghindari patah hati.”

“Hah? Bagaimana caranya? Bukankah patah hati baru akan terasa kalau sudah mengalami? Ini serius nanya!”

“Oh itu bisa ketahuan. Patah hati itu bukan gejala mendadak macam serangan jantung, tetapi penyakit yang menumpuk sangat banyak lalu pelan-pelan meretakan hati hingga kemudian hati menjadi patah.”

Sumpah, Fil tampak serius, meskipun kata-katanya terdengar ngaco.

“Ini aneh! Beneran! Mana ada gejala semacam itu!”

“Oh, ada. Contohnya kalau dalam sebuah hubungan Si Pacar lama balas pesan singkat yang dikirim. Meski mungkin Sang Pacar sibuk, tapikan tidak ada kabar itu menyebalkan untuk pihak satunya. Karena pihak pengirim pesan akan merasa diabaikan dan berpikir apa susahnya sih bilang iya atau oke. Padahal mungkin memang Si Pacar belum ada waktu saja. Sesederhana itu sebenarnya, akan tetapi semua itu akan membuat pihak pengirim pesan merasa tersakiti.”

“Di-ignore itu menyebalkan, lebih baik langsung di-block sekalian jadi jelas artinya. Block itu bisa berarti ‘jangan hubungi aku lagi!’ jadi tuntas dan tidak mengambang kayak eek di sungai manusia-manusia itu!” Suara Ravina menanjak tinggi dan tangannya mengepal.

“Nah, kan! Apa kubilang, symptom-nya terlihat bahkan padamu yang katanya anti patah hati.”

“Yeee!”

“Kita lanjutkan?”

“Netolia kita lanjutkan bincang-bincang panas ini dan semoga hati kalian enggak ikut patah-patah.”

“Sampai mana kita tadi?” Fil mengerutkan kening.

Ravina mendengus sebal. “Begini, semua teori itu kan hanya menurutku dan menurutmu. Tidak semua merasa begitu, bisa jadi ada orang yang senang diabaikan dan ada pelaku yang memang hobi mengabaikan.”

“Memang. Jika ada orang yang hobi mengabaikan maka artinya ada penikmat diperlakukan seperti ini. Semacam gembong narkoba dan pemakai ganja.”

“Itu dia. Adakah contoh lain yang lebih gamblang?”

“Bisa juga misalnya mereka bertengkar lalu sama-sama sakit hati, maka dari situ sudah mulai gejala kalau hatinya mulai rusak dan sakit.”

“Itu tidak terlihat, bukannya? Hanya analisa?”

“Terlihat. Kalau dari wanita mungkin akan lebih kentara, misalnya menangis. Keluarnya air mata merupakan gejala awal hati yang patah seperti darah yang muncul dari luka. Kalau untuk pria, mungkin lebih ke sedih, tetapi tidak terlalu kentara.”

“Itu kan kalau sudah pacaran, bagaimana kalau masih pedekate?”

Fil tersenyum lagi dan menggoyang kepala entah apa maksudnya. “Bisa jadi, diamati dari segi komunikasi bisa. Atau dari gebetan yang menyukai orang lain dan tanda-tandanya kan sudah terlihat.”

“Jadi menurut penelitian kalian patah hati tidak serta merta terjadi, melainkan gejala beruntun yang saling berkesinambungan?”

“Tepat. Patah hati itu bukan reaksi spontan, akan tetapi kumpulan debris sakit hati. Debris yang menyesaki hati hingga hati lama-lama retak. Saat jumlahnya sudah melebihi ambang batas, hati akan patah atau pecah menjadi berkeping-keping. Debris ini bisa didapat dari kesedihan dan kekecewaan yang terus bertumpuk.” Fil menutup pidatonya yang terkesan serius dan ilmiah dengan satu tarikan napas panjang.

“Namun, katanya tadi semua itu bisa dicegah dengan Pica Colada Syntagi. Bagaimana mekanisme kerjanya?”

Fil meraih tasnya dan membawa satu buku ke pangkuan. “Cara kerjanya adalah mengurangi polusi debris kesedihan dan memperbaiki retakan di hati.”

“Benarkan bisa seperti itu? Netolia pasti penasaran juga.”

“Iya.”

“Jadi bisa kita mulai membagikan resepnya?” Fil mulai mengamati arloji di tangannya.

“Boleh.”

Cara membuat Pica Colada Syntagi sangat mudah, pertama-tama siapkan bahan-bahan yaitu:

  1. 1 gelas es batu
  2. 2 ons potongan nanas beku
  3. 300ml jus nanas
  4. 2 ons krim kelapa Coco Lopez
  5. Air kelapa segar merk Jennifer
  6. 1 ½ ons rum putih
  7. 1 ons rum hitam
  8. 50ml pipis kucing Anggora
  9. ½ ons Lincung Gallus sp. (yang tidak tahu Lincung, Lincung adalah eek. Gallus sp. adalah ayam. Jadi Lincung adalah eek ayam yang masih panas, cair, kental dan segar)
  10. 5 helai bulu ketek mantan atau gebetan
  11. Potongan nanas segar

Cara membuatnya juga mudah sekali. Pertama-tama masukan es batu, potongan nanas beku, krim krim kelapa Coco Lopez, rum hitam dan rum putih ke dalam blender. Blender semua bahan sampai halus. Hentikan blender sebentar lalu masukan air seni kucing Anggora, air kelapa merk Jennifer dan bulu ketek mantan ke dalam larutan. Setelah itu, larutan kembali dihaluskan. Lincung bisa dimasukkan ke dalam larutan atau digunakan sebagai penghias di permukaan minuman sebagai pengganti cokelat cair untuk memperindah penampilan.

Tuang minuman ke dalam dua gelas tinggi dan hias dengan lincung, rum beserta potongan nanas segar. Kalau mau ditaruh payung kecil di tepian gelas juga boleh agar kesan tropisnya makin kentara.

“Begitu saja?” Ravina mengerutkan kening.

“Mudah, kan?” Fil menutup buku di tangannya.

“Cara kerjanya bagaimana?”

“Air kelapa merk Jennifer berguna sebagai antioksidan yang mengatasi racun-racun dan debris-debris hati serta membuangnya keluar. Jadi hati tidak akan sesak karena sakit dan akan lebih bersih.”

“Oke. Rasa cinta  untuk mantan misalnya juga akan ikut terbuang.”

“Tepat. Jadi hati akan dijaga agar tidak patah.”

“Lalu Lincung, apa khasiatnya?”

“Lincung berkhasiat untuk menyatukan serpihan hati yang retak menyatu jadi hati tidak akan jadi patah, sedangkan bulu ketek mantan akan membuat penderita ilfeel dengan bau badan mantan yang menjijikan jika tidak memakai deodorant jadi penderita akan gagal jatuh cinta lebih dalam, maka artinya tidak jadi patah hati.”

“Itu mengerikan, tapi masuk akal.”

“Terakhir, nanas juga mengandung enzim bromelain memiliki sifat yang menenangkan, jadi penderita patah hati akan lebih tenang.”

“Bukannya bromelain itu menenangkan perut?”

“Sama saja,  atau anggap saja sama!”

“Ngaco!”

“Minum saja, kalau tidak percaya!” Fil tiba-tiba saja mengangkat bibirnya ke atas membentuk seringai.

“Kamu enggak serius, kan?”

“Aku serius, coba minum Ravina!”

“TYDAC!!!!”

“Ayolah! Ini enak kok, mungkin saja hatimu membusuk sekarang.” Fil mengangkat kedua alis.

“Aku tidak patah hati. Jauhkan jamu beracun itu dariku!”

“Ini tidak beracun, cobalah!!”

“HELP! SOS!”